Wamen ESDM: Pemulihan Listrik Palu-Donggala Capai 81,6%

JAKARTA – Pemerintah terus berupaya  melakukan pemulihan ketenagalistrikan di wilayah terdampar bencana gempa tsunami Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. Dua minggu pasca gempa dan tsunami, listrik yang pulih baru mencapai 102 megawatt dari kapasitas normal sebelum bencana yaitu 125 MW atau masih 81,6 persen.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menuturkan, untuk penggunaan listrik sendiri pada dua wilayah tersebut masih baru sekitar 50 persen dari kemampuan kapasitas listrik.

“Sebelum terjadi bencana 125 MW Palu dan sektarnya sekarang 102 MW yang terpasang bebannya. Sekarang itu baru 60 MW jadi masih ada margin tapi PLN akan memulihkan beban seperti sebelum terjadi tsunami,” kata Arcandra di kantor Kementerian ESDM, Jumat, Jakarta (12/10).

Menurutnya, pemulihan kondisi ketenagalistrikan di wilayah Palu dan sekitarnya tidak lepas dari selesainya beberapa perbaikan fasilitas utama gardu induk dan penyulang listrik yakni 7 Gardu Induk dan 45 penyulang yang telah berhasil dipulihkan oleh tim gabungan PLN.

Dalam data PLN selain infrastruktur utama tersebut infrastruktur pendukung tenaga listrik  seperti pemulihan 1.798 gardu pendukung kemudian penambahan pasokan melalui 66 genset dengan 54 diantaranya sudah didistribusikan ke Palu, Donggala dan Sigi serta menerjunkan sekitar 1.082 relawan untuk membantu pemulihan kondisi listrik.

(Sunandar)

Share.